pujianmu menerbangkan kupu-kupu dalam perutku
memang aku lakukan cuma untuk kamu ...
Senin, Agustus 27, 2007
Kamis, Agustus 16, 2007
mata hati
Pernah satu kali di satu hari
rasa hati mantap untuk menetap
Kutemukan tali hidup yang tak perlu dikekang
semakin hati yakin, semakin fikir menjerit
Semua terlalu indah untuk logika
Tetap berjalan hiraukan kejanggalan
Sekali lagi kepala benar, sekali lagi hatiku bodoh
Penjelasanmu tak pernah memuaskan
Tidak untuk kedua nya dan tidak akan bisa
Harus kuterima tanpa kompensasi
I wish its that simple... bisa dihapus tanpa luka
Sungguhkah sekarang katamu bisa kupegang?
Kalau nanti kau lupa ditengah jalan ... apa yang bisa kubuat?
Tak tahu jawabnya nanti, tapi berani terjerumus
aku pegang katamu, erat mengekang ...
Sepertinya harapan masih ada barang secerca
Tapi aku tetap berpacu dalam keraguan
Hari ini kepala minta mata hati membuka lebar
Apa lagi yang sedang kuhiraukan?
Tapi kata hati, aku cukup bersabar menerima
kasihan kepalaku, selalu dikalahkan kebodohan hati
rasa hati mantap untuk menetap
Kutemukan tali hidup yang tak perlu dikekang
semakin hati yakin, semakin fikir menjerit
Semua terlalu indah untuk logika
Tetap berjalan hiraukan kejanggalan
Sekali lagi kepala benar, sekali lagi hatiku bodoh
Penjelasanmu tak pernah memuaskan
Tidak untuk kedua nya dan tidak akan bisa
Harus kuterima tanpa kompensasi
I wish its that simple... bisa dihapus tanpa luka
Sungguhkah sekarang katamu bisa kupegang?
Kalau nanti kau lupa ditengah jalan ... apa yang bisa kubuat?
Tak tahu jawabnya nanti, tapi berani terjerumus
aku pegang katamu, erat mengekang ...
Sepertinya harapan masih ada barang secerca
Tapi aku tetap berpacu dalam keraguan
Hari ini kepala minta mata hati membuka lebar
Apa lagi yang sedang kuhiraukan?
Tapi kata hati, aku cukup bersabar menerima
kasihan kepalaku, selalu dikalahkan kebodohan hati
Senin, Agustus 13, 2007
Perfect Morning
Terlelap di sisi memanjang tempat tidurmu
Didekap erat sampai hangat matahari mengusap pipi
Senyum dan kecup selamat pagi diseluruh mukaku
Dilanjuti kedekatan yang tak mungkin bisa lebih lagi
Tubuh terhempas senyum menyimpul
Tak beranjak dari empuk bantalmu
Tak kurang, kau manjakan aku lagi
Cereal dan kismis, teh hangat dan madu
Lama kurindu ... pagi seperti ini ...
> The perfect morning
Didekap erat sampai hangat matahari mengusap pipi
Senyum dan kecup selamat pagi diseluruh mukaku
Dilanjuti kedekatan yang tak mungkin bisa lebih lagi
Tubuh terhempas senyum menyimpul
Tak beranjak dari empuk bantalmu
Tak kurang, kau manjakan aku lagi
Cereal dan kismis, teh hangat dan madu
Lama kurindu ... pagi seperti ini ...
> The perfect morning
Jumat, Agustus 10, 2007
sedihbahagia
Terlelap ditemani mimpi buruk
Terjaga bersama gundah gelisah
Sepanjang hari awan gelap di atas kepala
Sepertinya cuaca buruk menggemariku
Hangat terang dimana-mana
Dingin redup di relungku
Aku terjebak dikenangan masa lalu
Kenangan yang bukan milikku
Kenangan yang kuterka
Takut itu masih indah untukmu
Pedih menyayat untukku
Sesungguhnya apa yang sementara...
Kesedihan atau kebahagiaan?
Terjaga bersama gundah gelisah
Sepanjang hari awan gelap di atas kepala
Sepertinya cuaca buruk menggemariku
Hangat terang dimana-mana
Dingin redup di relungku
Aku terjebak dikenangan masa lalu
Kenangan yang bukan milikku
Kenangan yang kuterka
Takut itu masih indah untukmu
Pedih menyayat untukku
Sesungguhnya apa yang sementara...
Kesedihan atau kebahagiaan?
080807
amarah tak tertahankan
diiringi ucapan tak disesali
hingga nafaspun terlupakan
amarah tak tertahankan
dibalas penjelasan enggan dipahami
hingga isak tak terbendung
harusnya kau lembut
selalu coba lembut
harusnya ku diam
selalu harus diam
sampai kau menyesal
kuragu akan menyaksikan
sampai aku menyesal
pastikan itu selalu terjadi
diiringi ucapan tak disesali
hingga nafaspun terlupakan
amarah tak tertahankan
dibalas penjelasan enggan dipahami
hingga isak tak terbendung
harusnya kau lembut
selalu coba lembut
harusnya ku diam
selalu harus diam
sampai kau menyesal
kuragu akan menyaksikan
sampai aku menyesal
pastikan itu selalu terjadi
Kamis, Agustus 09, 2007
kemarin
Kulewatkan sore terbaring nyaman
Walau perasaanku sedikit tak aman
Kita baru saja saling melawan
Dulu ini akan menjadi panjang
Perasaan tak mungkin bisa tenang
Hingga esok menjelang
Sekarang ini hanya bagian semu
Mengganjal sebentar lalu berlalu
Karna akhirnya hanya ada aku dan kamu
Walau perasaanku sedikit tak aman
Kita baru saja saling melawan
Dulu ini akan menjadi panjang
Perasaan tak mungkin bisa tenang
Hingga esok menjelang
Sekarang ini hanya bagian semu
Mengganjal sebentar lalu berlalu
Karna akhirnya hanya ada aku dan kamu
Langganan:
Postingan (Atom)