Senin, Agustus 27, 2007

kamu cantik ...

pujianmu menerbangkan kupu-kupu dalam perutku
memang aku lakukan cuma untuk kamu ...

Kamis, Agustus 16, 2007

mata hati

Pernah satu kali di satu hari
rasa hati mantap untuk menetap
Kutemukan tali hidup yang tak perlu dikekang
semakin hati yakin, semakin fikir menjerit
Semua terlalu indah untuk logika
Tetap berjalan hiraukan kejanggalan

Sekali lagi kepala benar, sekali lagi hatiku bodoh

Penjelasanmu tak pernah memuaskan
Tidak untuk kedua nya dan tidak akan bisa
Harus kuterima tanpa kompensasi
I wish its that simple... bisa dihapus tanpa luka
Sungguhkah sekarang katamu bisa kupegang?
Kalau nanti kau lupa ditengah jalan ... apa yang bisa kubuat?

Tak tahu jawabnya nanti, tapi berani terjerumus
aku pegang katamu, erat mengekang ...
Sepertinya harapan masih ada barang secerca
Tapi aku tetap berpacu dalam keraguan

Hari ini kepala minta mata hati membuka lebar
Apa lagi yang sedang kuhiraukan?
Tapi kata hati, aku cukup bersabar menerima

kasihan kepalaku, selalu dikalahkan kebodohan hati

Senin, Agustus 13, 2007

Perfect Morning

Terlelap di sisi memanjang tempat tidurmu
Didekap erat sampai hangat matahari mengusap pipi
Senyum dan kecup selamat pagi diseluruh mukaku
Dilanjuti kedekatan yang tak mungkin bisa lebih lagi
Tubuh terhempas senyum menyimpul

Tak beranjak dari empuk bantalmu
Tak kurang, kau manjakan aku lagi
Cereal dan kismis, teh hangat dan madu
Lama kurindu ... pagi seperti ini ...

> The perfect morning

Jumat, Agustus 10, 2007

untitled

Semalam aku di dekapmu
Di tempat tidur sempit yang terlalu luas
Malam ini aku sepi
Mengharap tiba-tiba tahun berganti baru
Baru dan hampir berakhir lagi
Saat sudah boleh terlelap dekat detakmu
Tanpa harus kawatir subuh

sedihbahagia

Terlelap ditemani mimpi buruk
Terjaga bersama gundah gelisah
Sepanjang hari awan gelap di atas kepala
Sepertinya cuaca buruk menggemariku
Hangat terang dimana-mana
Dingin redup di relungku
Aku terjebak dikenangan masa lalu
Kenangan yang bukan milikku
Kenangan yang kuterka
Takut itu masih indah untukmu
Pedih menyayat untukku

Sesungguhnya apa yang sementara...
Kesedihan atau kebahagiaan?

080807

amarah tak tertahankan
diiringi ucapan tak disesali
hingga nafaspun terlupakan
amarah tak tertahankan
dibalas penjelasan enggan dipahami
hingga isak tak terbendung

harusnya kau lembut
selalu coba lembut
harusnya ku diam
selalu harus diam

sampai kau menyesal
kuragu akan menyaksikan
sampai aku menyesal
pastikan itu selalu terjadi

Kamis, Agustus 09, 2007

kemarin

Kulewatkan sore terbaring nyaman
Walau perasaanku sedikit tak aman
Kita baru saja saling melawan

Dulu ini akan menjadi panjang
Perasaan tak mungkin bisa tenang
Hingga esok menjelang

Sekarang ini hanya bagian semu
Mengganjal sebentar lalu berlalu
Karna akhirnya hanya ada aku dan kamu

Selasa, Agustus 07, 2007

ini aku

Terus berharap meski mungkin kecewa
Menerawang dari terbit hingga senja
Tak perduli sampai nanti
Tetap semangat walau sedikit memudar
Hanya ingin engkau sadar
Akulah yang selalu di sini