jantungku berdegup kencang sebagai kejujuran rasa hati
sesungguhnya menangis walau disamar senyum termanis
tiap wajahku terpaksa berpaling, itu saat dada paling sesak
rasanya tak sanggup menerima kenyataan wajar ini
saat cinta saja tidak bisa jadi pertanggung jawaban
meskipun tulus ... hanya itu yang sungguh kita butuhkan
Selasa, Februari 05, 2008
Langganan:
Postingan (Atom)